James Ellison Terkesan Dengan Motornya yang ‘Fenomenal’

Setelah vakum selama lebih dari lima tahun di MotoGP, eks pembalap Tech3 James Ellison merasa terkejut terhadap performa dan besarnya potensi yang dimiliki oleh motor Aprilia CRT. Pembalap Inggris tersebut memulai debut comeback di MotoGP bersama Tim Paul Bird Motorsport (PBM) saat melakukan sesi tes privat di Jerez beberapa waktu yang lalu.
Ellison terkesan dengan handling motor ART. Pembalap berusia 31 tahun tersebut menjelaskan, “Saya menyangka kalau saat pertama kali menguji motor itu, kami akan memerlukan ini itu dan harus mengubah ini itu, tapi motor itu terasa seperti sebuah motor biasa saja. Saya sangat terkesan sejauh ini.
Tidak seperti para pembalap Aprilia lain yang mengeluhkan beberapa permasalahan yang dipicu oleh Ban Bridgestone yang baru, Ellison justru merasa nyaman untuk beradaptasi terhadap ban baru tersebut, ia mengatakan, “Bannya menghasilkan banyak daya cengkram dan serasa tidak cepat habis, mungkin karena saya belum memaksakan pemakaian ban. Saya sudah lama sekali tidak balapan motor. Kami lebih lambat beberapa detik (dari rekor lap Dani Pedrosa di Jerez), jadi mungkin saat saya sudah bisa memperbaiki waktu, saya akan mulai merasakan sejauh mana perjuangan pembalap yang lainnya.”
Ellison mengaku kalau target PBM di tes Jerez beberapa saat lalu adalah untuk mempelajari karakter dan kinerja motor untuk mendapatkan pengetahuan untuk pengembangan lebih lanjut. Tak seperti ART lainnya, PBM masih memperguankan rem baja dan tengah mengusahakan untuk membuat rem karbon.
Pembalap yang finish 2.2 detik dari Randy de Puniet yang merupakan pembalap ART tercepat tersebut mengatakan, “Motornya sama kecuali rem baja yang kami gunakan. Cakram karbon akan memberikan perbedaan besar saat kami mulai mempergunakannya. Kami mencoba mengikuti beberapa pembalap dan titik pengeremannya merupakan masalah terburuk. Saya coba untuk mengerem di titik pengereman mereka, tapi kami malah melebar.
“Potensi motornya fenomenal. Saya pikir itu akan menjadi paket motor yang tangguh. Dari semua CRT, ART tampaknya menjadi salah satu yang terbaik, jika bukan yang terbaik. Masih dini (untuk menilai) tapi potensinya sangat bagus dan menyenangkan bisa mengetahui hal itu.”
Tes CRT paruh ketiga berlangsung di Aragon, 8 Maret.
optimis bgt okelah….perlu bnyk keluar kandang biar bs fight dgn ex. 2011
ya semoga saja dapat mendekati motor prototipe si lelet itu… paham!
klo pamer speed cm wktu test tu percuma maklum udah disetup dengan memaksimalkan bbm tuk beberapa lap dan sedikit piranti elektronik yg di pasang…tp VRDucati ga heran n yg terpenting adalah pas race ga ada problem..
Pasti mukanya kayak bemo juga. Ngaku aja deh
paham dong…!! yg suka muntah2 di helm kan? yg pernah nangis wkt kalah kan? yg pernah ninju rider lain di trek kan? yg pernah tepok tangan wkt rossi lewat kan? itu mah guwa udah tinggalin. ogah guwa dukung dia lagi. Rossi skrg jagoan guwa. kan guwa udh dapet hidayah.. yuuk marii..ENNY ARROW – TION?
halo FBR? rossi okeh.
oceania otak sumplak……..
pahan HRC si nyonghar kan!
eh si benga slalu ada ye dimana aja….. macam benar saja kau punya cakap n skill
yg d dukung am pendukung nya sm j sama2 BONENG
@cacu
Komen anda t’lalu menghina,,,!!
Turut berduka cita atas kematian O Mc (pembalap Superstock 600) di race Philip Island Autralia 2012.
CRT Bisa
Tanya Kenapa?
turut berduka cita juga om, ada info tentang peristiwanya om?
kenapa malah tanya?
jajal kon numpak M1 opo RCV
:p
Pelan_pelan aja bang james,nanti kalo udah di overlap stoner,tubruk aja oke…hahahahaha
sip gan,,hahahaha
preeeeeeeeeeeeet…..,,
yang penting usaha untuk lebih baik. masalah juara nanti karena banyak yang lebih tangguh…tarik becak makin pagi makin banyak penumpang…
sampai kapanpun saya milih rossi aja gan …
salam kenal ….
CRT…..oh….CRT……sampe kiamat tetap aja dioverlap!
Blog walking

(bow)
You have nice blog with great articles
Visit me back in http://genderswitchff.wordpress.com/
Thanks for give me chance to promote my new blog
tiap pembalap mempunyai ciri mengendarai yang berbeda beda jadi wajar ada yang bilang pas ada juga yang bilang kurang pas