Bos Honda: Pembalap dan Team-Work, Kunci Keberhasilan CRT

Direksi pemasaran Honda MotoGP, Livio Suppo mengatakan kalau CRT mempunyai kesempatan untuk bisa bersaing dengan motor prototype. Menurutnya level kompetitif  dalam proyek Claiming Rule Team akan dipengaruhi oleh variabel SDM yang memadai, seperti team-work dan pembalap yang terlibat dalam pengembangan proyek yang dipercaya menjadi cikal bakal masa depan MotoGP tersebut.

Livio Suppo menggarisbawahi kalau para pembalap menjalankan peranan penting dalam level kompetitif CRT untuk dapat melawan rider yang membalap dengan memakai motor berspesifikasi prototype, walupun dirinya masih ragu apakah nantinya pembalap CRT tersebut bisa menghadiahkan sebuah kemenangan.

Livio Suppo mengatakan: “Itu tergantung konteks apa yang sedang kita bicarakan tentang tingkat kompetitif. Contohnya jika seorang membalap dengan sebuah motor full-prototype, mereka akan jauh dari pembalap tercepat. Dan selalu kejadiannya seperti itu, karena suka atau tidak, dalam olahraga ini, para pembalaplah yang membuat perbedaan besar. Jadi kemungkinan selalu akan ada seorang pembalap yang tidak layak memakai motor yang full-prototype.

“Dengan segala hormat, ada beberapa pembalap yang bahkan diberi full-prototype dan mesin full-factory masih tak dapat memenangkan balapan. Jadi, pada akhirnya di masa lalu kita membutuhkan dan menggunakan dua silinder. Anda ingat Honda dua silinder? Itu merupakan motor yang murah. Tentu Anda takkan bisa memenangkan balapan dengannya, namun dengan pembalap yang bagus, seperti halnya dengan Alex Barros, mereka bisa finish podium di Donington. Itu juga berarti meskipun kalau di atas kertas motor Anda tak bisa memenangkan balapan, kalau Anda memiliki tim dan pembalap yang bagus, dalam beberapa kesempatan Anda bisa melakukan pekerjaan yang bagus.

“Dan suka atau tidak, mustahil ada 20 pembalap yang bertarung untuk kemenangan. Secara historis, ini mustahil. Tak hanya saat ini, tapi sejak dulu selalu demikian. Namun sebelumnya, sedikit lebih mudah untuk menemukan sumber daya untuk balapan, meskipun Anda bukanlah orang yang terbaik. Sekarang situasinya lebih sulit, tidak hanya bagi pembalap/tim yang paling bagus tapi juga terutama bagi orang-orang yang lainnya.”

Sebelumnya, wakil presiden HRC, Shuhei Nakamoto telah menyatakan kalau Honda tidak akan tertarik untuk terjun ke MotoGP jika CRT sepenuhnya mengambil alih peran prototype.