Konsistensi Pertanda Start Bagus Untuk Cal Crutchlow

Cal Crutchlow menjadi pembalap tercepat ketiga saat pembukaan tes pra musim pertama yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia. Pada hari kedua pembalap Yamaha Tech3 tersebut berhasil menembus peringkat lima besar. Sayangnya, Crutchlow yang berkutat pada set-up M1 1000cc mengalami crash pada hari terakhir dan menyelesaikan tes pertama di peringkat ketujuh dengan lap time terbaik 2m 1.108s., terpaut 1,5 sekon dari Casey Stoner yang menjadi rider tercepat.

Pembalap kelahiran Coventry tersebut menjelaskan, “Saya sangat senang dengan bagaiamana semuanya berjalan dalam tes kali ini dan ini merupakan sebuah penambah kepercayaan diri untuk memulai 2012. Sepang merupakan trek yang tidak dapat saya pahami ataupun menikmati balapan namun saya mampu berada di peringkat ketiga pada hari pertama dan urutan kelima pada hari kedua. Saya yakin saya bisa berada di urutan kelima pada hari terakhir, akan tetapi beberapa hal tidak berjalan seperti yang saya kehendaki. Saya terjatuh di awal pada tikungan 13 ketika saya melebar dan berada di bagian trek yang kotor. Itu merupakan kesalahan saya dan kehilangan cukup banyak waktu dan saat saya merasa pede, saya bisa melaju lebih kencang jika tidak hujan pada akhir sesi.

Best Rookie of the Year tersebut mengatakan kalau konsistensi pada kecepatan yang dihasilkannya dalam tes yang berlangsung selama tiga hari tersebut merupakan pertanda bagus untuk memulai musim kompetisi MotoGP 2012.

Crutchlow mengatakan, “Aspek yang membuat saya senang adalah catatan waktu saya yang konsisten yang menandakan hal yang baik untuk kedepannya. Saya tidak secepat Stoner, Spies, Pedrosa ataupun Lorenzo namun untuk konsistensi saya merupakan salah satu yang terbaik. Motor 1000cc M1 yang baru tetap memiliki titik kekuatan seperti pada 800cc dengan corner-entry dan berbelok dengan baik. Namun kami perlu juga untuk membenahi corner-exit. Berada di lima besar selama dua hari dan tidak jauh pada hari terakhir merupakan awal yang bagus, namun saya tidak akan terpesona. Ini hanyalah tes pertama dan selama melakukan tes merupakan saat yang penting. Apa yang terjadi di Qatar 8 April nanti itulah yang sangat penting.”

Cal Crutchlow juga dihadapkan oleh tekanan dari Yamaha pada tahun 2012, mengingat kontraknya akan habis pada akhir musim ini. Jika Crutchlow menginginkan untuk tetap menduduki kursi Yamaha Tech3 maka ia harus bisa membuktikan untuk menjadi pembalap yang lebih konsisten daripada team-matenya Andrea Dovizioso.