Tes yang Melelahkan Terbayar Oleh Hasil Positif Repsol Honda

Casey Stoner

Hanya melakukan dua lap pada hari ini, Casey Stoner merekam catatan waktu menakjubkan yakni 1 menit 59,607 detik yang tak terkalahkan dalam tes pertama pra musim MotoGP hari terakhir yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia. The Aussie menghabiskan hari terakhir uji coba untuk bekerja pada beragam aspek pada motor RC213V miliknya termasuk pengaturan pada shock dan ban Bridgestone yang baru. Sedangkan rekan satu timnya di Repsol Honda, Dani Pedrosa berhasil meraih peringkat ketiga dengan lap time 2 menit 0,256 detik. Dani berkonsentrasi pada pengereman dan juga sistem manajemen elektronik.

Ini merupakan tes yang produktif bagi Tim Repsol Honda. Jajaran Insinyur HRC saat ini terbang kembali ke Jepang memboyong masukan dari kedua pembalapnya dan tim akan kembali beraksi di Sepang untuk tes pra musim kedua MotoGP yang tetap diselenggarakan di Sepang pada 28 Februari mendatang.

Casey Stoner:

“Secara umum ini merupakan sebuah tes yang bagus, sayangnya saya hanya memanfaatkan waktu dua dari tiga hari, namun cuacanya sungguh bagus bagi kami hingga dapat melakukan apa yang telah kami rencanakan. Hari dimana saya absen tidak terlalu banyak berpengaruh dan kami bisa menyelesaikan program testing kami. Sejujurnya saya pikir kondisi trek pada hari pertama tidaklah bagus karena catatan waktunya tidak begitu cepat. Saya masih merasa belum baikan terhadap punggung saya namun motornya oke, jadi kami telah membuat kemajuan dalam mengurangi getaran dan mencoba beberapa hal yang berbeda, beberapa settingan kecil pada shock yang belum pernah kami coba sebelumnya bersama dengan poin-poin lainnya. Sejauh ini hasilnya sangat positif, kami hanya harus menunggu dan melihat apa yang kami punya untuk tes selanjutnya dan semoga bisa membuat sedikit lebih banyak kemajuan. Sekarang saya tak sabar kembali ke rumah di Swiss untuk bertemu dengan Adriana dan menanti kedatangan bayi kami.”

Dani Pedrosa:

“Tes tiga hari di Malaysia sangat melelahkan. Pagi ini ketika saya bangun saya sangat nyeri dan kaku, namun ketika saya membalap saya merasa sedikit lebih baik. Bagaimanapun, tes ini berharga untuk melakukan tes secara umum pada mesin, sasis dan ban dan keseluruhan ini merupakan tes terbesar yang penah kami lakukan pada motor ini dan kami memiliki data yang bagus untuk dianalisis dan bisa mulai mengembangkan poin yang kami butuhkan untuk tes yang kedua. Seperti yang saya katakan kemarin, poin terbesar yang akan kami benahi adalah pengereman dan kami juga bekerja pada elektronik untuk membenahi pengaturan terhadap tenaga dan tingkatan grip. Getarannya masih ada, saya tahu masalah tersebut sulit untuk diselesaikan, namun saya yakin Honda sedang bekerja keras dalam hal tersebut. Secara umum, ini merupakan tes yang positif bagi kami dan kami akan kembali ke sini dalam waktu tiga pekan dengan ide-ide baru. Motornya lebih menguji kekuatan fisik, Anda bisa merasakan tenaganya saat berakselerasi, kecepatannya saat melakukan pengereman keras dan juga bobot ekstra, namun semuanya tak masalah. Saya akan tetap bekerja keras secara fisik untuk bersiap mengikuti tes yang kedua.”