Hijrah ke Yamaha Tech3, Andrea Dovizioso Lakukan ‘Factory Reset’ Terhadap Gaya Balapnya
Pembalap yang baru berpindah dari tim Repsol Honda ke tim Yamaha Tech3, Andrea Dovizioso mengaku sedang berusaha me-reset gaya balapnya untuk beradaptasi pada motor M1 1000cc.
Pembalap Italia tersebut merasa senang bisa menguji tunggangan anyarnya di tes pra musim pertama Sepang. Untungnya Dovi tak merasakan terlalu kesakitan seiring dengan pemulihan cedera tulang selangka akibat mengalami kecelakaan motocross. Namun, ia kehilangan kekuatan saat melakukan pengereman di sisi kanan yang menyebabkannya kehilangan banyak waktu di beberapa tikungan.
Pembalap yang finish kesembilan pada hari kedua tes pra musim MotoGP di Sepang tersebut menjelaskan, “Saya tahu saya harus beradaptasi dengan gaya balap saya untuk Yamaha karena gaya yang diperlukan sangat berbeda. Bahkan berlawanan karena filosofi Yamaha dan Honda selalu berlawanan. Honda mencoba untuk mempunyai akselerasi terbaik sedangkan Yamaha mempunyai handling terbaik. Saya harus mengubah semuanya.”
Selain harus beradaptasi dengan riding-style, Dovizioso juga berusaha menyesuaikan diri dengan sistem elektronik yang baru. Menurutnya, hal terpenting yang terus diminta Dovizioso sejak tes Valencia lalu adalah membenahi corner exit yang merupakan titik kelemahan Yamaha, sangat berkebalikan dengan Honda. Sementara banyak pembalap yang menghadapi problem chattering, Dovizioso justru tak menghadapi chatter yang dirasa serius.
Hallahhhhh…..
Ni orang di kasih motor yang bener2 kenceng aja ga bisa apa apa,apalagi di kasih odong odong team Satelit Yamaha….
dovi dovi dulu ktanya yamaha sesuai dgn karakter balapnya lha kok sekarang kok malah msh ingin menyesuaikan dasar PEKOK
Berani nunggu alvabati dgn gresini bs ngebulin andovi yg ke pe de an bisa dipos dpnnya daniped thn maren.
Dovi….Dovi…. Gak Lama Nasibmu Akan Seperti Toni Elias. Kalo nggak akan Pensiun Dini km. Makanya jgn terlalu arogan jd orang.
absen pagi
ngomongmu itu terlalu dini ,mulutmu berasep dovi..ngebuulll
Pembalap berprestasi tak berprestasi
Dovi skill lumayan, sayang kurang agresif di lintasan, pindah dari honda karena honda dianggap kurang berminat kepadanya karena lebih memperhatikan simoncelli. pindah ke tim satelite yamaha dan berharap tahun depan naik ke team pabrikan, masalahnya lorenzo sudah janji setia kepada yamaha. sekarang tinggal berebut satu kursi oleh 3 rider(spies,cudlow,dovi). dan apesnya lagi dovi terceter.
baguslah kalo km sadar diri untuk menyesuaikan gaya km sesuai motor, daripada si rossi tua itu yg rombak sana sini tp hasilnya tetap saja papan tengah kebawah
Ni dia orang yg tak punya hati nurani…yg bisanya menghina usaha keras seseorang(rossi)
Bocah Edan koment ASBUN (Asal Bunyi)
Bagaimana bisa menang kalau motornya belok aja susah?
Tuh Motor ya harus di perbaiki/diganti
Tanya kenapa?
Kasihan nie kayaknya orang tua Oceania. Punya anak yang ngomongnya gak sopan sama sekali. pantesnya di delete aja muka Oceania.
Pilihan yang tepat buat Dovi.. mengingat satelit honda jauh dibawah pabrikan….
begitu baiknya Honda sama Yamaha , Ridernya disuruh bantu Reset Motor M1 biar sekenceng RC213…itulah semangat sedaerah sama2 Jepang. Lha disini FBY malah kakean Cangkem..
Pindah aja ke CRT
Pakai Aprillia Tehcnology
Tanya Kenapa
“Hijrah ke Yamaha Tech3 semoga beruntung BRAVO DOVI!!!