Stoner: 1000cc Mungkin Kurangi Pemakaian Kontrol Traksi

Casey Stoner meyakini pemakaian mesin berkapasitas 1000cc yang lebih powerful di dalam ajang MotoGP 2012 mungkin bisa mengurangi pemakaian perangkat elektronik yang telah membantu para pembalap seperti ketergantungan pada kontrol traksi.

Walaupun motor 1000cc diperkirakan dapat melaju hingga kecepatan 350 km/h di atas lintasan lurus panjang seperti di Sirkuit Mugello, juara dunia MotoGP 2011 tersebut tak sepakat kalau tenaga tambahan yang ada akan memerlukan peran besar dari piranti elektronik.

Salah satu problem yang timbul pada motor 1000cc kemungkinan adalah memanfaatkan power 250 horsepower untuk menghasilkan daya cengkram belakang, semenjak tim-tim yang berlaga di era 800cc menyiasatinya dengan memangkas tenaga di beberapa trek untuk menemukan traksi.

Ketergantungan pada pemakaian elektronik dalam balapan, seperti penggunaan traction
control, engine braking dan
anti-wheelie di MotoGP sekarang ini telah banyak mendapatkan kritikan karena tak mampu menghadirkan balapan yang tidak flat dan membosankan.

Di sisi lain para pabrikan memanfaatkan kejuaraan MotoGP untuk mengembangkan teknologi baru yang pada akhirnya dapat diterapkan untuk pengembangan sejumlah produk.

Saat menghadiri peluncuran perdana motor pabrikan Repsol Honda RC213V di Kuala Lumpur tadi malam, Stoner mengatakan, “Menurut saya kami mungkin bisa mengurangi pemakaian elektronik. Dengan adanya torsi anda sebenarnya mendapatkan lebih banyak traksi dengan berbagai cara, jadi Anda akan mendapatkan lebih banyak kontrol dengan adanya slide dan Anda akan mendapatkan lebih banyak grip. Untuk melaju cukup kencang, sliding bukanlah jalan untuk melaju cepat. Akan tetapi saya mengalami hal itu di beberapa tikungan, sliding bisa membuat Anda melaju sedikit lebih cepat. Sayangnya itu bukanlah cara tercepat untuk mengitari trek, jadi kami masih akan harus mengurangi cara tersebut. Jika kita mementingkan show, akan lebih mudah untuk slide, namun sayangnya kita di sini membalap untuk mencoba dan memenangkan balapan, dan cara tercepat untuk mengitari lintasan adalah membalap di line yang tetap.”