Lorenzo: Mungkin Jari Saya yang Pendek Bikin Saya Melaju Kencang

Untuk pertama kalinya Jorge Lorenzo kembali membesut motor Yamaha M1 miliknya semenjak mengalami kecelakaan pada sesi warm up GP Australia Oktober lalu.

Akibat mengalami cedera pada jari tangannya yang putus, Lorenzo baru memulai tes 1000cc di sesi pra musim di Sepang, Malaysia hari ini (31/1). Terakhir kali Lorenzo menjajal motor 1000cc adalah pada saat melakukan tes di Misano tahun lalu.

Pembalap Yamaha tersebut langsung bisa unjuk gigi untuk merajai catatan waktu pada tes hari ini, unggul 0.346 detik dari kompatriotnya Dani Pedrosa. Lorenzo mengatakan, “Terasa lebih baik untuk kembali menunggangi motor MotoGP. Normalnya, sulit bagi saya untuk bisa mendapatkan feeling setelah liburan musim dingin, namun pada hari ini saya bisa cepat dari awal dan saya pikir kami punya banyak potensi untuk ke depannya.

“Motornya tidak terasa berbeda (dari tes Brno). Saya merasa senang namun kami punya banyak kemungkinan untuk membuat kemajuan. Dengan motor 800 kami berusaha mendekati limitnya, sekarang kami memiliki banyak kemungkinan. Namun kami perlu bekerja di banyak area.
“Motornya lebih bertenaga, jadi kalau Anda membuat kesalahan Anda harus punya cukup tenaga untuk memperbaiki waktu saat keluar tikungan.”

Lorenzo mengaku tidak kesulitan untuk menyesuaikan gaya balapnya yang lebih familiar dengan motor 800cc terhadap mesin baru berkapasitas 1000cc, “Mudah bagi saya untuk memahami bagaimana cara untuk melaju cepat dengan motor ini. Saya tak perlu menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan bagaimana saya bisa mengadaptasikan gaya saya untuk motor ini. Saya bisa melakukan style yang berbeda tiap lapnya.

Mengomentari tentang ban Bridgestone terbaru, Lorenzo menjelaskan keuntungan dan tantangan yang dihadapinya, “Ban nya lebih cepat panas dan Anda bisa memelankan kecepatan kemudian melaju kencang lagi dan bannya tetap bagus. Namun kelihatannya semua pembalap terganggu dengan adanya vibrasi.”

Lorenzo menambahkan kalau cedera jari tangannya tidak menghambatnya untuk melaju cepat, mungkin justru sebaliknya. Ia melontarkan sebuah candaan, “Jari yang cedera lebih pendek dan tipis, itulah mengapa saya bisa cepat hari ini. :) …No.. no… jari saya baik-baik saja, saya masih bisa memegang kopling dengan semua jari, jadi tak masalah.”