Jadi Test Rider Ducati Lagi, Ini Tanggapan Carlos Checa Soal Perkembangan Desmosedici

Juara dunia World Superbike, Carlos Checa masih akan campur tangan untuk mengembangkan motor Ducati Desmosedici GP12. Nampaknya pembalap yang berkebangsaan Spanyol tersebut akan melakukan tes pada GP12 pada pertengahan Januari, sebelum tes pra musim resmi yang diselenggarakan di Sepang pada 31 Januari 2012 mendatang dimana Valentino Rossi dan Nicky Hayden akan secara langsung menguji coba motor yang dipakai untuk berlaga di musim depan tersebut.

Checa menyatakan ketertarikannya untuk membantu mengembangkan motor tersebut. Ia sudah dua kali melakukan eksperimen terhadap motor GPZero di Jerez beberapa waktu yang lalu.

Checa mengatakan, “Menjadi test rider Ducati merupakan pengalaman hebat bagi saya. Saya mencoba motor ini dari nol dan memberi saya sensasi yang lain. Ini merupakan saat yang penting dan saya membantu mereka sebisa saya dan mencoba untuk memberikan informasi terbaik sebisa mungkin. Saya senang untuk berkolaborasi dalam proyek ini.”

Carlos Checa enggan menjelaskan secara detail mengenai perkembangan motor Ducati sejauh ini, dengan adanya berbagai pengubahan konfigurasi yang mereka lakukan. Ia juga kesulitan untuk menaksir apakah motor Ducati tersebut akan bisa perform lebih kompetitif terhadap para rivalnya, “Saya tidak tahu. Sulit untuk mengatakannya karena saya belum mencoba motor yang lainnya. Saya harus membalap memakai motor itu untuk melawan pembalap lain kalau ingin mengetahui sejauh mana perkembangan motor itu.”

Setelah menjajal motor Ducati GPZero, Checa mengutarakan jika problem yang selama ini dialami Ducati maupun pabrikan lainnya lebih banyak terletak pada ban yang dipakai di kelas MotoGP, dalam hal ini adalah Bridgestone sebagai penyuplai ban tunggal di MotoGP. Checa meyakini bahwa pemakaian Alumunium deltabox yang terinspirasi oleh yang dipergunakan pabrikan Jepang tak secara drastis membantu Valentino Rossi untuk menghilangkan problem kronis yang menghambatnya untuk mengacak-acak persaingan di depan. Checa menjelaskan, “Yang saya rasakan, motor ini mengalami banyak perkembangan, saya bisa mengetahui beberapa limit pada chassis yang dipakai dan inilah yang harus mereka kerjakan. Saya tak bisa memberikan rincian yang lainnya karena saya sudah dilarang untuk membicarakan hal ini.

“Semua orang membicarakan tentang motor dan chassisnya, tetapi yang sangat berarti untuk kategori ini adalah bannya. Ban tersebut super kaku dan sulit untuk merasakan limitnya. Jika ini tidak berubah, balap motor tak akan menyenangkan, dan akan membingungkan serta gampang untuk bisa jatuh.

“Bagi saya ini mengganggu pertunjukan MotoGP, dengan adanya pembalap yang terjatuh tanpa mengetahui sebabnya. Ketika Anda tak tahu di mana limit pada ban tersebut, susah untuk mengembangkan sebuah motor. Permasalahannya bukan pada sasis. Ducati mengubahnya empat kali dan hasilnya sama saja, bannya yang jadi masalah.”