Valentino Rossi Tangisi Kepergian Sang Sahabat, Marco Simoncelli

Valentino Rossi menangisi kepergian Marco Simoncelli

Pasca insiden lap kedua MotoGP Sepang, Malaysia… Setelah kematian Marco Simoncelli resmi diperdengarkan di telinga publik, Valentino Rossi mengasingkan dirinya dan meninggalkan pit, berduka menangisi kepergian sahabatnya, kompatriotnya, teman sewaktu latihan, teman yang senantiasa bergurau dimana mereka sering bergaul menghabiskan waktu bersama-sama, dan The Doctor tak pernah benar-benar menganggapnya sebagai rival di luar lintasan.

Kecelakaan yang terjadi di tikungan kesebelas tersebut memang tak terhindarkan, meski Rossi berupaya keras membanting setang motornya. Menurut Davide Brivio, merupakan suatu hal yang bodoh untuk menanyakan bagaimana perasaan Rossi selepas pengumuman wafatnya sang sahabat, karena Rossi seorang yang bisa memutuskan kapan dirinya bisa memberikan komentar, menjelaskan rasa bela sungkawa yang mendalam atas kejadian tragis di Sepang kala itu. Memang, melalui foto di atas, sudah bisa mengungkapkan bagaimana kesedihan Rossi kala itu.

Valentino Rossi shock atas kepergian Marco Simoncelli

Ketika banyak pembalap yang memberikan kritikan lantang kepada Simoncelli, Rossi menjelaskan bahwa gaya agresifnya saat membalap hanyalah wujud kegembiraannya yang paling tulus. Sekarang semua kenangan indah yang telah mereka berdua lalui bersama hanyalah memori yang akan selalu diingat yang akan membekas setiap pergelaran seri MotoGP bergulir serta mengingatkan seorang pembalap mengenai marabahaya atas pekerjaan yang mereka cintai.

Kemarin, Rossi memposting tweet pada akun Twitter-nya @ValeYellow46 yang ia publish sesaat sebelum meninggalkan Kuala Lumpur untuk pulang ke Italia, “Bagi saya Sic bagaikan seorang adik, sangat tangguh di atas trek, namun sangat manis di kehidupan normal. Saya masih tak bisa mempercayainya. Saya sangat merindukannya.”

Untuk ungkapan duka pembalap dan relasi Marco Simoncelli lainnya, silahkan baca di sini