Race Director Jelaskan Kronologi dan Penyebab Kematian Marco Simoncelli

Race Director menggelar konferensi pers untuk menjelaskan kronologi kematian pembalap San Carlo Honda Gresini, Alm. Marco Simoncelli. Salah satu anggota race director, Paul Butler dan Michele Macchiagodena menjelaskan kejadian yang merenggut nyawa SuperSic saat membalap di race MotoGP Sepang, Malaysia. “Saya benar-benar sedih di sini mengabarkan kematian Marco Simoncelli. Ia tewas akibat terjatuh (kehilangan kendali front end) dan tertabrak pembalap lain (Edwards dan Rossi, namun sepertinya Rossi hanya bersinggungan dengan Edwards). Dia menderita trauma serius pada kepalanya, leher dan dadanya. Ketika staf medis menghampirinya, Marco saat itu tak sadarkan diri. Ketika berada di dalam ambulance, detak jantungnya berhenti, jadi kami memakai CPR (cardiac pulmonary resuscitation, yakni teknik yang biasa digunakan untuk pertolongan pertama kepada korban yang mengalami serangan jantung untuk menormalkan detak jantung). Sesegera sesampainya di Medical Center, dengan bantuan staf dokter dari Clinica Mobile dan dokter setempat, kemudian ia diintubasi yang untuk mengeluarkan darah dari rongga throax. Usaha CPR dilanjutkan sampai 45 menit berikutnya, karena kami berusaha menolongnya selama mungkin. Namun sayangnya kami tak dapat lagi menolongnya, pukul 16.56 (15.56 WIB) Ia dinyatakan tewas.” Paul Butler mengomentari tentang helm Marco Simoncelli yang terlepas saat mengalami crash. “Saya mungkin akan menjawabnya di kesempatan lain. Sangat jelas bahwa kejadian ini akan diinvestigasi (diselidiki).”
Sedangkan menurut Michele, kondisi Colin Edwards baik-baik saja. Ia mengalami dislokasi (cedera) bahu dan ia diberi anestesi, beruntung kini Texas Tornado sudah baikan.
Akhirnya Paul Butler menutup jumpa pers tersebut,”Kami turut bersimpati kepada keluarganya dan kami akan menunjukkan rasa hormat kami kepada Marco.”
#58